ibahasa(Indonesia Bahasa) kami ciptakan untuk membudayakan dan memperkenalkan kembali Bahasa persatuan kita yaitu, Bahasa Indonesia. Isi dari blog ini terdapat macam - macam informasi seputar bahasa, sastra, puisi, dan berbagai macam hal lainnya, yang berhubungan dengan Bahasa Indonesia
LANGUAGE | DICTIONARY | KAMUS | TRANSLATE | DIRECTORY

THANKS FOR "SAY NO TO DRUG'S"

Wednesday, June 25, 2008

Badai yang tak Berlalu

by : Murder of Love

Kenapa ku salahkan Badai, bila kapal karam
Mengapa ku berlayar, bila sudah tau akan bencana
Apa aku salah menyalahkan sebab,
Apa aku mengerti akan datang masa,

Sebab yang akibatnya terlalu puruk.
Masa dimana penghabisan akan datang,

Akankah kita mengerti bahwa penghabisan itu adalah suatu dari awal,
Awal yang memulai tanpa harus dimengerti,
Awal yang membuat kita mengerti pula ujian,

Aku terlena mengindahkan peringatan,
Peringatan yang datang tanpa harus di siarkan,
Peringatan yang pergi tanpa harus di larang,

Pencarianku telah usai,
Pencarianku sudah pada ujungnya,
Pencarianku meminta dan memanggil,

Sayang, apakah engkau senang aku datang ke sisimu kini,
Dan berseri menyambutku,

Tetapi kenapa engkau berpaling,
Menghujat tanpa memberikan alasan,
Membuang wajahmu tenggelam dalam laut,

Tetapi kenapa, kenapa,

Apakah aku salah,
Salah menyambut bintangku yang telah lama pudar,
Membuat kebahagian bersama Bumi dan Bulan,

Aku mengerti sekarang,
Dan mendapat jawaban atas kepergianmu,
Mencoba bermain dengan takdir,
Engkau hanyalah sebuah tadir yang telah tergaris,
Tergaris lurus tanpa putus,

Engkau marah, mengindahkan ku, menyeringai kan wajahmu,

Tapi, aku tersenyum melihatmu bahagia disana,
Aku selalu berdoa untukmu,

Kini aku telah terpuruk,
Jatuh kedalam sumur tua yang sangat dalam,
Sementara engkau mencoba menyelamatkanku dari atas,
Kejauhan semu tanpa batas,

Tapi apa dayamu dengan takdir yang terhalang,
Menyingkap misteri alam yang tebentang,

Kini aku tahu aku salah,
Terperosok ke limbah nista,
Berjalan lambat tanpa tujuan,
Menunggu kengerian yang menghadang,

Andai aku bisa mengulang kembali,
Aku akan berdoa untukmu cinta,
Aku akan berdoa untukmu sayang,

Kini aku tidak bisa,
Karena aku pun perlukan itu,
Aku berharap,
Menanti dan menunggu,

Oh Tuhan maafkan atas kelalaian hambamu ini,
Oh Tuhan berikan pengampunan atas kenistaan ini,

Maafkan kata penyesalanku Tuhan,
Maafkan atas perbuatanku Tuhan,

Aku akan menunggu hisabmu didalam kelam,
Didalam lembah nun dalam dan hitam,
Lebih hitam dari gelapnya malam,
Lebih nista dari bangkai binatang yang ternista,

Tempat terkucilnya orang – orang yang terkucilkan,
Menunggu tanpa kepastian,

Tetapi kini aku akan sabar,
Walaupun engkau tidak menarikku lagi,
Aku akan tetap menunggu,

Hanya karena sabar dan tabah,
Yang aku tidak miliki saat itu,
Untuk ini aku akan berbuat sabar dan tabah,
Walaupun aku tahu sudah terlambat.



Love you All

Murder of Love

Read More..

Penulisan Unsur Serapan

Bahasa Indonesia telah menyerap berbagai unsur dari bahasa lain, baik bahasa daerah maupun dari bahasai asing Sansekerta, Arab, Pertugis, Belanda, Inggris, dan bahasa asing lain.

Berdasarkan cara masuknya, unsur pinjaman dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua golongan, yaitu (1) unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia dan (2) unsur asing yang pengucapan dan penulisannyadisesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Untuk keperluan itu telah diusahakan ejaan asing hanya diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesia masih dpat dibandingkan dengan bentuk asalnya. Di dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dicantumkan aturan penyesuaian itu. Dapat ditambahkan bahwa hal ini terutama dikenakan kepada kata dan istilah yang baru masuk ke dalam bahasa Indonesia, serapan lama yang sudah dianggap umum tidak selalu harus mengikuti aturan penyesuaian tadi.

Berikut ini contoh unsur serapan itu.

Baku Tidak Baku

apotek apotik

atlet atlit

atmosfer atmosfir

aktif aktip

aktivitas aktifitas

arkais arkhais

arkeologi arkheologi

akhir ahir ; akir

akhlak ahlak

advis adpis

advokat adpokat

adjektif ajektif

asas azas

asasi azasi

analisis analisa

menganalisis menganalisa

penganalisisan penganalisaan

ambulans ambulan

anggota anggauta

beranggotakan beranggautakan

keanggotaan keanggautaan

balans balan

definisi difinisi

depot depo

diferensial differensial

ekspor eksport

ekstrover ekstrovert

ekuivalen ekwivalen

esai esei

formal formil

Februari Pebruari

filologi philologi

fisik phisik

Foto photo

frekuensi frekwensi

film filem

hakikat hakekat

hierarki hirarki

hipotesis hipotesa

intensif intensip

insaf insyaf

ikhlas ihlas

ikhtiar ihtiar

impor import

intriver introvert

istri isteri

iktikad itikad

ijazah ijasah

izin ijin

ilustrasi illustrasi

jenderal jendral

jadwal jadual

kartotek kartotik

komedi komidi

konkret konkrit

karier karir

kaidah kaedah

khotbah khutbah

berkhotbah berkhutbah

konsepsional konsepsionil

konferensi konperensi

kreativitas kreatifitas

kongres konggres

kompleks komplek

katalitas katalisa

kuantum kwantum

konsekuensi konsekuwensi

kualifikasi kwalifikasi

kualitas kwalitas

kuarsa kwarsa

kuitansi kwitansi

kuorum kworum

kuota kwota

konfrontasi konfrontir

dikonfrontasi dikonfrontir

konsinyasi konsinyir

dikonsinyasi dikonsinyir

koordinasi koodinir, kordinir

dikoordinasi dikoordinir

konduite kondite

kategori katagori

dikategorikan dikatagorikan

konsesi konsessi

kelas klas

klasifikasi kelasifikasi

linguistik lingguistik

lazim lajim

likuidasi likwidasi

metode metoda

motif motip

motivasi motifasi

masyarakat masarakat

mantra mantera

manajemen managemen

manajer manager

massa masa (orang banyak)

masalah masaalah

masal massal

misi missi

November Nopember

nasihat nasehat

penasihat penasehat

nasionalisasi nasionalisir

dinasionalisasikan dinasionalisir

operasional operasionil

objek obyek

ons on

organisasi organisir

problem problim

problematik problimatik

positif positip

produktif produktip

produktivitas produktifitas

psikis psikhis

psikologi psikhologi

paspor pasport

putra putera

putri puteri

produksi produsir

memproduksi memprodusir

proklamasi praklamir

diproklamasikan diproklamirkan

profesi professi

keprofesian keprofessian

profesor professir

rasional rasionil

resistans resistan

rezeki rejeki

risiko resiko

sistem sistim

sistematika sistimatika

sistematis sistimatis

spesies spesis

sintetis sintesa

spiritual spirituil

subjek subyek

sintesis sintesa ; sintese

syakwasangka sakwasangka

syukur sukur

mensyukuri mensukuri

sah syah

sahih syahih

saraf syaraf

sutera sutra

standar standard

standardisas standarisasi

survai survei

sukses sakses

teori tiori

teoretis teoritis

telegram tilgram

telepon tilpun

tradisional tradisionil

tafsiran tapsiran

tarif tarip

teknik tehnik

teknisi tehnisi

teknologi tehnologi

teleks telek

tripleks triplek

terampil trampil

keterampilan ketrampilan

terap trap

penerapan penetrapan

transpor transport

transportasi transportir

teladan tauladan

keteladanan ketauladanan

diteladani ditauladani

tim team

terjemah terjamah

varietas varitas

wujud ujud

berwujud berujud

perwuudan perujudan

zaman jamah

Read More..